14 August, 2012

Review : FILM KINGDOM OF HEAVEN


Saya dan anak-anak baru saja melihat film KINGDOM OF HEAVEN. Menarik sekali lhoo! Sebuah film HOLLYWOOD yang mengkisahkan peristiwa PERANG SALIB di saat ISLAM dipimpin oleh SULTAN SALAHUDDIN. Di film tersebut dikisahkan bagaimana “baik dan bijaksananya” panglima perang ISLAM dan bagaimana “jahatnya” panglima perang Perancis GUY DE LUSIGNAN dan pemimpin KATHOLIK REYNALD DE CHATILLON.

Yang menarik perhatian saya adalah, tidak ada satupun UMAT KATHOLIK/KRISTIANI di dunia yang SEWOT atas cerita di film tersebut. Saya Nggak bisa membayangkan bagaimana kalau orang-orang HOLLYWOOD menceritakan tentang PEMIMPIN ISLAM lain yang JAHAT dan sebaliknya PEMIMPIN KATHOLIK yang baik. Tentu kita sudah mengerti benar apa yang akan terjadi,minimal film tersebut dipaksa ditarik dari peredaran dan bioskop yang memutarnya dibakar. Padahal sikap reaksioner dan mudah marah tanpa mengedepankan akal sehat tetapi hanya mengumbar emosi adalah cirri dari jiwa anak-anak yang belum baligh.

Saya rasa kita musti belajar dari kedewasaan berpikir umat beragama yang lain. Mereka secara sadar dan tahu benar bahwa PANGLIMA PERANG PERANCIS DI JERUSALEM dan PEMIMPIN KATOLIKnya adalah “ OKNUM “ yang tidak mewakili ajaran KATHOLIK .

Maka ketika salah satu teman saya yang menonton film tersebut bertanya kepada saya,”Gimana Mas caranya supaya “sebagian” umat Muslim yang darahnya suka panas , emosian dan akhirnya berbuat ANARKIS, bisa menjadi UMAT DENGAN JIWA YANG TENANG?.

Jawaban saya sederhana, ”KITA TIDAK AKAN MUNGKIN MENDEWASAKAN ANAK-ANAK YANG MASIH SUKA BERANTEM DAN SUKA RIBUT MENCARI PERHATIAN. APA MUNGKIN KITA BERBICARA TENTANG SESUATU HAL YANG DEWASA KEPADA ANAK KECIL?. BIARKAN WAKTU YANG MENDEWASAKAN,MUDAH-MUDAHAN TEMAN-TEMAN KITA TERSEBUT CEPAT DEWASA, AMIEN” [AhmadDhani]